Secara umum, inteligensi merupakan suatu keahlian yang dimiliki dalam memecahkan masalah, beradaptasi dan belajar dari pengalaman hidup sehari-hari.
Ada berbagai macam konsep:
· Aldous Huxley mengatakan inteligensi adalah salah satu milik kita yang berharga
· Sperman mengatakan bahwa yang mempunyai inteligensi umum dan inteligensi khusus
· Sterberg mengemukakan bahwa inteligensi muncul dalam tiga bentuk yaitu: analitis, kreatif, dan praktis
· Gardner percaya ada delapan tipe inteligensi yaitu: verbal, matematika, spasial, tubuh-kinestetik, music, wawasan terhadap orang lain, wawasan terhadap diri sendiri, dan naturalis
· Mayer, Salovy, dan Goleman meyakini bahwa inteligensi emosional merupakan aspek terpenting dari seseorang agar bias menjadi seseorang yang kompeten
Sampai saat ini konsep inteligensi masih menjadi perdebatan dan kontreversi yang terus berlanjut.
Lalu apa sebenarnya inteligensi itu? Kenapa sangat erat dalam kehidupan kita?
Seperti yang sudah dijabarkan bahwa inteligensi merupakan suatu keahlian yang dimiliki dalam memecahkan masalah, beradaptasi dan belajar dari pengalaman hidup sehari-hari. Dalam berbagai hal yang kita alamin, hadapi, selidiki dan akan kita pecahkan sangat membutuhkan suatu analisis yang kritis. Dimana itu yang akan menghantar kita dalam memecahkan permasalahan tersebut. Setiap harinya pasti sangat banyak hal-hal yang baru yang kita dapatkan, penyesuaian itulah yang sangat berpengaruh pada inteligensi. Karena itu juga inteligensi sangat berkaitan erat dengan test-test inteligensi dan juga IQ. Setiap melakukan test IQ kita mengukur sejauh mana kemampuan yang kita miliki. Dan itu sangat berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari.
Sumber
*Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group



