Motivasi belajar yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, itu tergantung dari orang itu sendiri merasa termotivasi.
Misalnya, orangtua menjanjikan akan memberikan hadiah jika sang anak mendapat juara umum, maka dengan begitu motivasi sang anak untuk belajar akan semakin besar.
hmmmmm...
Apa saja faktor-faktor yang membedakan motivasi belajar seseorang dengan yang lainnya?
Ada beberapa faktor yang memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang, yaitu:- Perbedaan fisiologis (physiological needs), seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual
- Perbedaan rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik, dan intelektual
- Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya
- Perbedaan harga diri (self esteem needs). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah, jabatan, dan lain-lain.
- Perbedaan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.
Selain faktor-faktor tersebut, pengaruh dorongan yang datang dari luar (eksternal) dan dari dalam (internal) juga mempengaruhi. Dorongan dari dalam biasanya berupa karena memang keinginan akan mencapai cita-cita (muncul dari dalam diri) sedangkan dari luar bisa berupa dukungan orang tua, saudara, teman, pacar atau siapa saja yang menjadi inspirasi.
- Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar
Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar. Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi. Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi.
- Belajar apapun
Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.
- Belajar dari internet.
- Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif
Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.
- Cari motivatorTerkadang seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup, orang tua. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahkan atau memotivasi kita belajar dan meraih prestasi
Ayoo, tingkatkan motivasi dalam belajar
Sumber:
*Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group

0 comments:
Post a Comment