Pembelajaran merupakan fokus dalam Psikologi Pendidikan. Pembelajaran itu sendiri adalah suatu pengaruh yang biasanya bersifat menetap atas pengetahuan, kekreatifitasan, bahkan perilaku yang dapat diperoleh dari mana saja baik itu akademik maupun non-akademik. Jadi, perubahan perilaku munul karena hasil belajar. Perubahan yang terjadi meliputi perubahan dalam persepsi dan juga tidak selalu dalam bentuk perilaku yang bisa dilihat.
Proses belajar dipandang sebagai proses pengolahan informasi yang meliputi perhatian (attention), penulisan dalam bentuk symbol (encoding), dan mendapatkan kembali informasi (retrieval)
Ada pandangan tentang pendekatan untuk pembelajaran yaitu
· Behavioral
Behaviorisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa suatu perilaku harus dijelaskan melalui pengalaman yang dapat dilihat. Menurut behavioris, pemikiran, perasaan, dan motif bukan suatu hal yang tepat untuk ilmu perilaku sebab semuanya itu tidak bisa diteliti secara langsung.
· Kognitif
Psikologi lebih cenderung ke pandangan kognitif. Teori belajar kognitif berkaitan dengan pengolahan informasi yang pada dasarnya dikenal denga teori pentahapan (stage theory), dimana dijelaskan belajar adalah suatu proses kognitif untuk memperoleh pengetahuan atau informasi yang disimpan dalam memori jangka panjang.
Ada 4 pendekatan kognitif utama untuk pembelajaran:
° Kognitif sosial
Lebih kepada bagaimana faktor perilaku, lingkungan, dan individu yang berinteraksi mempengaruhi proses pembelajaran.
° Pemrosesan informasi kognitif
Lebih kepada bagaimana seseorang memproses suatu informasi melalui perhatian, ingatan, pemikiran dan proses konitif lainnya.
° Konstruktivis kognitif
Lebih kepada bagaimana menekankan konstruksi kognitif terhadap pengetahuan dan pemahaman.
° Konstruktivis sosial
Lebih kepada bagaimana kolaborasi dengan orang lain untuk menghasilkan pengetahuan dan pemahaman.
Lalu apa saja yang sudah kita dapatkan dengan proses belajar selama ini?
Mulai dari kecil kita sudah mendapat berbagai pembelajaran. Mulai dari kita terlungkup, berguling, merangkak, berdiri, berjalan dan sampai sekarang ini, bukankah sangat banyak yang sudah menjadi pembelajaran dan tentu saja ada pengetahuannya. Baik itu kebiasaan, tata cara dalam keluarga, kebiasaan, cara berbicara, mengenal berbagai kata, adat istiadat yang ada di lingkungan dan masih banyak lagi. Keluarga pada umumnya adalah suatu area awal dimana seseorang memulai kehidupan dan pembelajarannya. Semua diawali dari keluarga.
Pembelajaran yang sangat banyak memang berasal dari lingkungan. Salah besar jika ada orang yang beranggapan bahwa belajar hanya ada di bangku sekolah, hanya bisa disampaikan para pengajar, seperti dosen ataupun guru. Memang itu juga pembelajaran, tapi itu hanya sebagian kecil dari pembelajaran. Selain pembelajaran yang formal, sekarang ini seperti yang sudah kita ketahui kemajuan TIK yang sangat mendukung proses pembelajaran baik itu media elektronik ataupun cetak, banyak yang dapat diperoleh dari media-media tersebut. Tetapi, perlu diingat saat kita berjalan, berbicara, bermain, duduk, melihat bahkan merenung sajapun kita dapat menjadikan itu sebagai pembelajaran. Jadi, untuk mengetahui dan mengerti berbagai hal, dapat diperoleh dengan berbagai cara juga.
Sumber:
*Santrock, J.W. (2008). Psikologi Pendidikan (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group
*Munir, (2008). Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung: Alfabeta









